• Twitter

17 April 2015

HARI INI...


Hari ini aku mimpi indah. Harusnya hariku juga indah. Tapi ternyata tidak seindah yang kuharapkan. Lalu? Aku pun tidak tahu ada apa dengan kata “Indah” di hari ini~

Hari ini aku menjalani hariku seperti biasanya, pagi hari aku pergi ke kantor. Ngapain? Yah menjadi tukang tulis skenario program tv, yah, aku menjadi seorang tukang, sedih? Iyah. Tapi nyatanya aku tak bisa berbuat apa-apa, aku bahkan tak punya inovasi untuk mengembangkan apa yang bisa aku kembangkan. Siang hari, yah seperti biasa, aku makan nasi, ah kadang aku merasa bodoh ketika makan nasi, lagi-lagi makan nasi. Sore hari aku pulang dari kantor, lalu? Makan lagi, lagi-lagi makan nasi. Malam hari, aku melihat seorang tukang jepit dipinggir jalan, pikiranku berputar, pada ingatan 13 tahun silam, saat usiaku 7 tahun.

Sapa hangat di tahun Kuda

Hai viewer, apa kabar? ahahah
Udah lama nih aku gak posting di blog tercintah aku ini, yah tapi sebenernya aku puya banyak banget stok tulisan untuk dimuat di blog ini, but yeah, karena banyak kesibukan yang buat aku akhirnya mengubur stok tulisanku hanya di laptop saja. hiks :''
But everything gonna be fine, aku balik lagi untuk senantiasa memosting tulisan aku yang telah bersarang di laptop *cieelahgituuu hahaha
Oke, siang siang di hari Jumat yang indah ini, izinkan aku menyapa kamu kamu para viewer blog "Me and My Collection" yang cantik cantik dan cakep cakep (maaf nih bahasanya jadi sok akrab gini, ini semua gara-gara kerjaan baruku, yang ngebuat aku secara ga langsung jadi ngomong ala-ala host insert, hahaha)

Oke oke, cukup sampai disini sapaan hangat dari Bella, silahkan berkelana yah, semoga kalian terhibur dengan suguhan "Me and My Collection"

Arigato Gozaimashita :) 

12 Agustus 2014

Merah dan Langit adalah dua sosok yang berbeda



Merah, entah yang keberapakalinya, malam ini aku kembali diingatkan denganmu, sosok yang tak dapat kudefinisikan keindahannya.
Begitu banyak cerita tentangmu, yang tentunya tak dapat kuartikan satu persatu melalui ucap yang tak terdengar ini, yah bagaimana mungkin terdengar, telingamu seolah tuli oleh ocehan-ocehanku. Setiap pertanyaanku tak ada satu pun yang terjawab, yah sebab ucapmu hanya kau peruntukkan untuknya, untuk dia yang kupikir adalah subtitusi. Atau mungkin aku salah?
Hingga suatu hari ada rasa kecewa yang teramat sangat, aku tak tau kau yang membuatnya sakit atau sebaliknya? Tapi tentu keduanya sama saja membuatku sakit. Kau tau tentang rasaku, kau tau tentang aku, iya kau tentu tau, iya kau pasti tau.

2 Agustus 2014

Untuk Langit yang hari ini tak tersenyum~



Hari ini, entah aku yang sengaja ingin bertemu, atau memang alam membantu kita untuk bertemu, tapi apa pun alasan itu, aku tentu bahagia setiap ada pertemuan diantara kita.
Kita? Yah aku sadar siapa kamu, siapa aku, dan tentunya siapa dia.
Dia yang bisa membuatmu bahagia saat aku yang membuatmu terluka, dia yang ada disampingmu saat aku jauh darimu, dan dia yang sayang padamu mungkin melebihi sayangku padamu. Tentu aku tak berani mengatakan aku sangat amat menyayangimu, sebab aku masih liar disana, sebab hati ini tidak dirantai apalagi dijinakkan. Karena sekuat apapun seseorang menyelimuti hati ini, masih saja ia mencari sang pemiliknya, walau ia tau sang pemiliknya berada jauh darinya...

22 Mei 2014

Tapi sayangnya aku tak diizinkan…

Aku tak tau rasa apa yang muncul setiap kali aku melihatnya (lagi)
Tapi aku perlu tau dan aku ingin tau
Aku berharap aku tak bertemu dengannya,
Aku berharap aku dijauhkan darinya,
Aku berharap langkahku tak disejajarkan dengannya,
Aku berharap telinga ini tak mendengar tentangnya,
Aku berharap rasa ini tak muncul setiap kali mengenangnya,
Mengenang?
Yah tentu, segala hal tentangnya kini hanya kenangan.
Aku sakit, ketika tak lagi ada dia
Aku lemah, ketika aku benar-benar sendiri.

13 April 2014

Sementara




 Bumi, lama tak jumpa dengan hati
Kita terlalu larut pada mata dan logika
Kita terlalu sibuk pada langkah kaki yang membawa kita seolah berpisah
Tapi aku selalu berharap perpisahan itu hanya sementara
Sementara membawa kita kepada kehidupan yang bertolak belakang
Sementara membawa kita kepada amarah dan kebencian
Sementara membawa kita berjalan diatas kerikil-kerikil yang membuat pedih
Sementara membawa kita melihat realita yang menyayat hati
Hahaha, aku hanya bisa tertawa selagi kau menikmati duka
Selagi kita, ya kita, kita berdua, berduka

26 Januari 2014

Kemudian aku bertanya~

Hai bumiku, sebentar lagi kita akan kembali kepada kota kita masing-masing,
Kota yang membawa kita bertemu namun akhirnya mereka pun menarik kita,
Kota yang sama-sama kita banggakan ke-ada-annya

Bumiku, apakah begitu jalan kita? Malam yang sepi pun menjadi semakin sepi~
Apakah itu pertanda bahwa kita sama2 sedang kesepian? Atau hanya kamu? Atau hanya aku? Katamu hujan ini pertanda baik, tapi dinginnya tidak bagiku, aku merasa semakin tidak baik~ Seperti sunyi, yang kudengar hanya angin. Suaraku bahkan tak terdengar, atau mungkin tak terucap?
Bumi, kau tau betapa yang kurasa begitu mendalam, begitu memiliki arti yang kutak tau apa kau akan mengerti? Atau aku yang hanya bisa menyimpannya seorang diri?

Bumiku, sesingkat itukah ucapan kita? Hujan turun semakin deras di depanku, dingin~
Bumi, kau tau betapa harapanku begitu besar, namun kutak tau apa kau mengharapkan hal serupa? Atau jika tidak, lalu apakah hanya aku yang memperjuangkan?

13 Desember 2013

Sesederhana itu...


Hy...
Sudah tau ada kebohongan?
Okelah
Aku juga sudah menebak kamu pasti tau tanpa aku beritau

Kadang aku ingin seperti itu
Aku ingin kau tau tanpa aku beritau, dalam segala hal
Kau melacak bagaimana keadaanku, bukan hanya dimana aku

Aku hanya sedang ingin diam, mungkin diam pun bukan solusi
Aku ingin pergi, bukan lepas darimu tapi hanya tanpamu
Aku ingin kesunyian, itu sebabnya aku memilih berjalan
Aku ingin ketenangan, itu sebabnya berteman hujan

Saat ketika aku merasa sendiri, benar-benar sendiri adalah jawaban
Saat aku merasa lelah, benar-benar lelah adalah jawaban
Aku bingung saat aku sendiri dan lelah, aku tak punya tenaga
Kau tau itu!!!

Sejujurnya, bukan perjalanan yang aku harapkan, itu hanya bumbu
Aku ingin kau ada. Hanya itu.
Cinta itu sederhana, tak perlu ada yang berlebihan
Dengan duduk disampingmu melihatmu bercerita
Dengan duduk disampingmu melihatmu tersenyum
Dengan duduk disampingmu melihatmu melihatku
Bukan berada dibelakangmu melihat punggungmu
Bukan berada dibelakangmu mendengarmu berteriak kegirangan
Bukan berada didekatmu melihatmu bermain
Sesederhana itu...













Aku tidak bisa berbicara
Aku hanya bisa menulis
Karena aku takut...
Maafkan aku
Apa aku berlebihan?

23 November 2013

“Maaf aku sudah lelah”

Aku lelah saat suara-suara yang lama tak kudengar itu kini muncul lagi
Aku lelah saat aku harus berurusan lagi dengan suara itu
Aku lelah saat aku merasa tertekan atas munculnya suara itu
Aku lelah...
Kumohon mengertilah aku lelah...

Dulu...
Setiap harinya aku selalu berpikir keras
“Bagaimana agar aku tak lagi mendengar suara itu?”
Setiap harinya aku selalu ingin menangis
“Aku ingin suara itu tak ada lagi!”
Setiap harinya aku seolah tak berharga
Aku sedih!!!

5 Oktober 2013

Apalah artinya...


Pagi ini, 5 Oktober 2013 aku mendengar sebuah lagu

Aku kesal
Aku galau
Aku kacau
Aku cemburu karena kamu

Aku cinta
Tapi gengsi
Aku Rindu
Ingin bertemu Sama kamu

Cinta yang membuat ku begini
Cinta yang buatku lupa diri
Kau dimana kau berada
Saat aku membutuhkan dirimu
Kamu Acuhkan diriku