• Twitter

30 April 2013

Dan inikah rasanya?


Merah?
Benda ini kembali lagi padaku setelah sekian lama aku tak menyentuhnya,
Benda ini seakan memberi aroma tentangnya kembali lagi disekelilingku,

Merah, kenapa? Kenapa kau datang?
Aku tak mengharapkanmu datang hari ini,
Aku sedang ingin DIAM merah,

Merah, kenapa?
Nafasku serasa berat hari ini,
Setiap orang yang kutemui selalu membuatku tersenyum,
Tapi aku tak sanggup membalasnya,

Merah, kenapa?
Kenapa aku sangat membenci bulan April?
Jawab kenapa?

Dan seperti inikah rasanya?

Aku jadi tak yakin dengan janji.
Mungkin bukan janji, mungkin hanya sekedar ucapan.
Yah, aku tak percaya dengan ucapan.
Dan memang seharusnya dari awal aku tak percaya akan itu...

29 April 2013

Aku DIAM

Aku DIAM
Aku bukan pemikir yang baik, tapi aku berusaha menjadi pengingat yang baik. Dan aku tak mau jadi pemikir yang baik.
Dan  mungkin itu kesalahan.

Aku DIAM
Aku tak berani mengucap. Entah mengapa aku takut.
Dan mungkin ini kesalahan.

28 April 2013

Takut???


April...
Rasanya tidak ada sedikitpun kesan baik tentangmu April,
Semua membuatku menjadi bukan sosok Be~

Aku tidak mau ada luka, dan bukankah manusia tidak mau merasakan ‘Sakit’?
Tapi nyatanya penyesalan datangnya di akhir,
Tapi nyatanya kebenaran datang terlambat,
Walau memang kebenaran yang selalu menang,
Tapi nyatanya aku yang mengetahui tentang hal itu sendiri,
Sendiri!!!
Sebelum aku bertanya kebenarannya,
Sebelum sempat aku melontarkan pertanyaan pertanyaan,

27 April 2013

Sekilas kenangan Blogger Nusantara

Malam ini terasa aneh...

Kenapa malam ini?
Rasanya aku tidak mengantuk malam ini,
Dan entah mengapa aku benar-benar liar malam ini
Aku iseng membuka sebuah web yang biasa disebut 'Mbah Gugel'
Dan entah apa yang mendorongku untuk mengetik sebuah nama disitu
Yah, sebuah nama "Bella Fitrianah"

Dan aku benar-benar kaget ^^
Ada satu gambar mengingatkanku pada sebuah kejadian

18 April 2013

Curhatku di malam ini~


Malam ini aku teringat sebuah kalimat dari seorang guru besar,
“Untuk menjadi seorang penulis skenario harus suka baca buku, paling ga dia harus cinta sastra deh”
Malam ini, aku hanya bisa diam
Pandanganku terarah pada sebuah benda besar berwarna coklat itu,
Ya, lemari itu…
Aku hanya memandanginya tanpa tergerak untuk melangkah kearahnya,

“Ada berapa buku dalam lemari itu?”
Aku hanya bisa diam.
“Bukannya ada buku yang kau mencari-carinya dalam sebulan? Dan akhirnya kau mendapatkan itu?”
Aku hanya diam.
“Ada juga buku yang kau bangga-banggakan bukan?”
Dan aku hanya bisa diam.

7 Maret 2013

Aku takut, merah...

Malam merah, apa kabar?
Aku hanya sedang ingin menyapamu dan sedikit bercerita, merah…

Hari ini, aku merasa sifatku mulai liar,
Aku takut nantinya sikapku mengikuti arah sifatnya,
Aku takut ketika sikapku tak lagi memikirkan logikanya,
Aku teramat takut saat sikapku hanya mengandalkan perasaannya.

Hari ini, aku merasa ada yang aneh,
Entah pada diriku sendiri, atau apa pun yang ada di diriku,
Aku takut ketika aku tak bisa menjadi seperti yang kau ucap,
Aku takut nanti segalanya berbalik 180 derajat
Aku takut saat diriku tak menjadi diriku sendiri
Aku juga takut saat nantinya aku melupakan apa yang pernah aku sendiri ucap…

6 Maret 2013

A wild pearl


Hati itu liar, dia akan terus berkelana kalo gak dijinakkin..
Dia gak bisa semata-mata dirantai, tapi memang butuh dijinakkan..
Jujur, setiap kali putus, beberapa hari mungkin, aku mungkin udah suka sama orang lain, tapi di sana, aku gak ngeharapin disukai balik..
Aku cuma butuh orang yang bisa jadi semacam labuhan.
“Kamu akan tau itu rumah, jika kamu ngerasa butuh ketika meninggalkannya”
Yah, aku menemukan rumah, tapi aku gak yakin ada pintuku buat masuk. Tapi seenggaknya ada labuhan lagi buat si hati.
Dan aku ga berharap lebih, jika ada pintu masuk atau semacamnya.
Maka aku hanya bisa berpesan, buat ngejagain si rumah, meskipun dari luar.

27 Februari 2013

Sebuah nama~

And~ Sebuah nama yang terbentuk karena dia memberiku nama Be~

Aku pikir kepindahanku ke kota metropolitan akan membuat segalanya berubah, dengan sebutan yang semula kala dulu
Aku pikir saat aku pergi menjauh akan membuat segalanya terlupakan.
Aku pikir dengan aku tak lagi bertemu dia akan membuatku tak teringatnya.
Dan aku pikir dengan dia mengisi hatinya dengan orang lain akan membuatku berdosa jika masih menyayanginya.

Nyatanya mungkin ini kesalahan besar.
Nyatanya, sebutan Be~ akan selalu terdengar dari penjuru mana pun.
Nyatanya, dia malah memilih agar ada 'jarak' untuk membuahnya tak jenuh.
Nyatanya, dia memutuskan untuk berpisah dengan kekasihnya.
Dan nyatanya, dia menemuiku lagi.

25 Februari 2013

Februari, tahun ini

Tahun ini. 2013.
Bulan ini. Februri.

Aku kembali teringat dengannya, dengan sosok 3 tahun silam...
Sosok yang penuh akan keindahan.
Sosok yang aku tak mampu menjabarkannya.
Tapi, itulah sosok yang kusayangi setelah keluargaku.
Siapa dia? sejujurnya dari bumi bagian mana dia? kenapa dia mampu menghipnotisku?
3 tahun, aku masih menunggunya,
3 tahun, tak ada satu pun kenangan terlupakan,
3 tahun, aku masih sangat merindunya.
Tapi, itulah sosok yang diam-diam aku harapkan kelak.
Tapi, dialah sosok yang mungkin telah melupakanku, menganggapku seolah tlah tiada, menganggap bahwa aku akan membencinya, menganggapku telah menemukan penggantinya.

Percayalah, sekolah merantau itu tidak susah...
Percayalah, ada sebercik kisah indah itu yang kan selalu ku kenang...
Percayalah, disana, aku hanya untuk menuntut ilmu...
Percayalah, tak kan ada yang mampu menggantikanmu dihati ini...
Percayalah....
Dalam diam, biarkan aku mengukir indah namamu, untuk selama mungkin....

23 Februari 2013

Februari, 3 tahun lalu

Setiap kata yang terucap
setiap jejak yang terlihat
seiap desahan yang terhembus
segala sesuatunya indah...
Yah, siapa yang tak mengenal kata indah?
Sebuah kata penuh makna dengan deskripsi bebas
Sebuah kata yang terdiri atas lima huruf dengan kenangan begitu menakjubkan
Sebuah kata hanya dapat dirasakan walau penuh arti
Tapi, siapa perduli jika semua tlah berbalik?
Siapa juga yang perduli jika semua tlah hilang?
Atau mungkin semuanya musnah terbawa waktu...

Kini aku sendiri di keheningan malam,
Aku seolah berjalan sendiri menapaki susahnya arus hidup ini
Aku seakan tersudut di beberapa tikungan alam
Aku yang terpenjara oleh jarak yang terpisah sangat amat jauh
Aku~ yang tak terdefinisi