• Twitter

13 Juli 2020

MEMANTASKAN DIRI






Beberapa waktu lalu, ada satu kalimat dari sepupuku yang membuatku berpikir ‘Maksudnya apa?’ Kalimat itu adalah, “Memantaskan diri, agar kamu yang dipilih oleh dia”. Saat itu juga, entah mengapa mataku berkaca-kaca.

Tiba-tiba muncul pertanyaan besar dalam diriku tentang MEMANTASKAN DIRI? Bagaimana? Aku harus apa?

Sampai detik ini, aku masih bertanya pada diriku sendiri. “Apakah aku pantas untuk dia?”, tapi ada pertanyaan lain pula dalam hatiku, “Apakah aku tidak cukup pantas untuk dia? Kenapa?” Aku belum mengetahui jawabannya, dan hal itu membuat aku sangat amat gelisah! Yaaa, gelisah, lagi...

11 Juli 2020

GELISAH!

Malam ini beberapa pertanyaan dan harapan muncul di benakku. Banyak banget, sampe gak tau harus mulai nulis dari mana. 

Tapi yang paling krusial... Ada pertanyaan yang membuat aku gelisah, adalah “Bagaimana sikap dia besok setelah melihat video ini?”. Yaaa, ini kegelisahan terakhirku malam ini.

GELISAH ASLIK!!!

Tinggal hitung mundur beberapa jam saja, tapi gak tau kenapa hati ini rasanya campur aduk. 

Sebenarnya begini, gelisah itu muncul karena aku tidak tau bagaimana perasaan dia ke aku. Kalau perasaan itu biasa saja, mungkin aku bakal menerima sikap yang kurang baik nantinya, begitu pula sebaliknya. 

9 Juli 2020

AKU INGIN MENCINTAIMU DENGAN SEDERHANA

 “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana.

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana.

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.” 

 

Itu adalah sebuah puisi karya Sapardi Djoko Damono, salah satu penulis kesukaanku. Entah mengapa puisi itu begitu melekat di dalam otakku. Yang aku pahami dari arti puisi itu adalah tentang patah hati, “kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu”. Sudah terlihat jelas kan, “Tak sempat diucapkan”, dan “Kayu yang terbakar dengan api yang menjadi abu”, artinya? “SIA-SIA”. Tapi sejujurnya, bukan itu arahku, lebih tepatnya aku ingin menemukan seseorang yang ingin kucintai dengan sederhana.

8 Juli 2020

Haloooo. Bella in new Normal~

Haloooo everyone. Aku terlalu sibuk kerja sampe lupa kalo aku punya blog. Oke oke, aku tau salah! Tahun lalu bahkan gak nulis sama sekali, huhuhu. Maapin yaa.. 

 

Mulai sekarang janji deh bakal nulis rutin, seminggu sekali deh, jadi sebulan bakal ada 4 postingan, udah kek yutub ae yaaa, hahaha.

Kenapa sih Bella kok mendadak pengen rajin nulis? Kesurupan apaan dah? HAHAHAHA, Aslik aku juga gak tau. Tetiba pengen ngelepasin segala unek-unek lewat tulisan ini. hihihi 👌

 

Dan isinya pun beragam. Sekarang Bella akan bahas skincare, drama korea, or anything yang mengganjal pikiran Bella. Hehehe. Soooo, stay tune yaaaa ;)

 

Udah deh, segitu aja sapaan hangatnya. 

Di minggu pertama bulan Juli. I love July, btw 👊👊👊



Eh btw mau pamer juga, kalo Bella sekarang punya rambut baru nih, hehe.

Psssttt diem diem aja tapi yaa, ini foto rahasia, soalnya edisi kali ini khusus mau nunjukin jati diri aku, siapa sih sebenernya orang yang nulis blog gak jelas ini? Dan seperti apa sih wujudnya si Bella nih? hahaha

 

Check it out 👇👇👇




9 April 2018

TIDAK ADA GUNANYA MELAKUKAN PEMBELAAN DIRI

Entah mengapa hari ini aku tiba-tiba sedih, bukan, tenang, bukan karena masalah cinta.
Ini adalah kisah, tentang seorang Bella, yang terbawa perasaan, dan akhirnya menganggap dirinya sendiri bodoh!!!
Hari ini, entah hari ke berapa aku menulis plot, dan aku merasa selalu gagal! Ya! Aku mengakui diriku sendiri telah gagal!
Tapi, aku mencoba menyelami hatiku yang terdalam. Bagian diriku yang manakah hingga aku tak mampu melakukan semua ini? Aku seperti bukan Bella. Atau orang lain membuatku menjadi bukan Bella?
Aku menghela nafas, berat, berat sekali menerima kenyataan hari ini.

17 Maret 2018

Tersenyum.

Selamat malam, Merah.
Hari ini aku ingin bercerita, entahlah, hanya denganmu aku ingin berkeluh kesah. Bukan tentangmu, tapi tentang AKU!
Aku hanya sedang merasa bingung pada diriku sendiri, hari ini ada dua hal yang menjadi kegelisahanku malam ini.
pertama, ttg suka panda = pengalihan merah
kedua, menulis stripping, aku harus bagaimana?

19 Februari 2018

HARI PERTAMA STRIPPING

Hari ini, apa aku perlu memberi apresiasi pada diriku sendiri? YA TENTU SAJA!

Beberapa waktu lalu, seorang anak lelaki bertanya padaku, “Ada pencapaian apa yg belum dicapai?” dan refelks aku menjawab, “Kerja stripping, hehe”, karena jujur sejak tahun 2013, pertama kali aku akhirnya memutuskan untuk mengambil jurusan penulisan scenario. Sebut saja namanya Aldi, seorang senior yang membangkitkan semangatku dengan mengatakan, “Udah, kamu skenario aja. Setelah lulus nulis stripping aja, ini aja macbook ku beli dari gajiku dua minggu, eh gak sampe deh, sepuluh hari doang”. Ehm, tanpa pikir panjang entah mengapa aku langsung mengubah haluan yang tadinya ingin menjadi sutradara atau editor, malah aku bertekad “Oke, skenario aja, fix!”. Jujur, ada sedikit beban ketika aku lulus di tahun 2016. Hal pertama yang terlintas di benakku selepas setelah mas Arda mengatakan bahwa aku LULUS di tanggal 26 Februari ketika yudisium. “Be, mau kerja di mana?”,

9 Januari 2018

Aku yang bodoh, Merindukanmu...

Malam yang terlalu dingin ini  menemani kesendirianku yang berteman sepi. Aku yang tak terdefinisi. Aku bahkan bingung pada diriku sendiri, yang terlalu naif, pecundang, dan tak tau diri. Mencoba untuk ingin mengulang segala rasa yang pernah ada. Tapi aku bahkan tidak jujur pada diriku sendiri. Entah aku yang terlalu bodoh, atau aku hanya takut pada realita?
Yaaa, realita yang tak pernah sejalan dengan hati, yang selalu bertolak belakang dengan mimpi. Yaaa, mungkin aku takut pada realita. Dan aku terlalu bahagia akan mimpi.
Memimpikanmu masih menjadi hal paling menyenangkan.
Atau mungkin, aku memang terlalu bodoh. Mengharapkan hal yang mustahil terjadi. Memilih untuk menjadikanmu nyata, bahkan dalam mimpi saja kau tak pernah terasa begitu nyata. Bagaimana mungkin kamu akan benar-benar nyata (?)

13 Juli 2017

Mengapa begitu sedih hariku di hari bahagiamu?

Mengapa begitu sedih hariku di hari bahagiamu?
Apa hanya aku yang merasakannya?
Apa hanya aku yang berpikir begini?
Aku lupa apa salahku padamu di masa lalu
Tapi aku merasa, sepertinya aku terlalu kasar hingga kau begitu membenciku saat ini L

3 Juli 2017

Cerita malam ini~

Hai, Merah
Apa kabar? Aku hanya ingin bercerita, cerita malam ini.

Malam ini, aku tidak tau apa yang sebenarnya aku rasakan. 
Saat berangkat, yang kupikirkan hanyalah "Berangkat gak ya? Tapi gak ada yang deket, nanti kalau canggung gimana  -_-"
Hingga akhirnya aku bertanya pada teman, "Apa yang akan lo lakukan ketika akan dateng ke kumpul2 smp, dan ketemu orang2 yang gak pernah sedikit pun akrab sama lo?"
Dan berkat saran darinya, akhirnya aku memutuskan untuk datang dan menemui mereka.

Ya, teman-teman SMP. Walau hanya segelintir orang.
Audy, Hafiz, Ragil, Derri, Ardiansyah, Luqman, Rahma.